Halo lebaran, (alhamdulillah) kita berjumpa lagi. Tahun ini saya ber-lebaran di kampung halaman saya yang nan jauh di mato tapi dekat di hati, Lintau. Lintau adalah salah satu daerah di Padang, dimana adalah itu kampung halaman ayah saya. Yang menarik dalam liburan lebaran kali ini adalah saya di berikan kesempatan (dan disuruh) untuk menyetir ke Padang. Satu ekpresi : UWOW!!. Saya sangat senang dan sangat bersemangat. Pada kali ini saya pulang kampung dengan adik saya, kakak sepupu saya+istrinya+anaknya.
Baru pertama kali dalam per-pulang-kampung menunggu di Pelabuahan Merak selama 8 jam. Sangat tidak masuk akal!biasanya saya menunggu hanya sekita 2 jam-an. Tapi untuk kali ini 4 kali lipatnya. Yang saya kerjakan hanya duduk manis di kursi co-pilot, ngobrol, tidur-tidur ayam, ngobrol, diam, nge-game, diam, dan akhirnya masuk juga ke kapal. Dan saya tidak mengerti kenapa di Pelabuhan Merak sangat tidak teratur, sedangkan di Pelabuhan Bakauheni sangatlah teratur dan cepat. Menyebrang dari Merak ke Bakauheni hanya memakan waktu kurang lebih 2 jam-an. Yang sangatlah tidak terasa karena mengobrol-ngobrol dengan adik dan kakak sepupu saya.

Perjalanan menuju kampung saya kurang lebih memakan waktu selama dua-setengah hari. Saya konfoi dengan Om saya, dan kita sempat menginap untuk beristirah beberapa jam di baturaja dan lubuk linggau (saat pulangnya). Saya, adik saya, dan kakak sepupu saya menyetir bergantian. Dan yang-sedih-nya ketika saya menyetir, yang lain sering kali pada terlelap yang mengharuskan saya menghibur diri saya sendiri dengan bernyanyi bersama Bex yang suaranya samar-samar dan Roxxane yang sangat tangguh walaupun sudah berkali kejedot jalanan yang tidak jelas bentuknya. (Kebanyakan jalanan di Sumatra seperti bekas jerawat yang membekas atau tiba-tiba saja ada yang seperti jerawat mateng). Dan yang membuat saya tetap segar bugar selama menyetir adalah kopi/capucino (entah mengapa sugesti saya sangat besar kalau me-minum itu bisa membuat saya tidak tidur).
Sesampainya di kampung halaman (dan saya masih sempat sahur disana, tapi sayang tidak sempat tarawih) seperti ritual lebaran pada umumnya, setelah solat ied saya maaf-maafan, berkunjung kesana kemari. Pada lebaran kali ini, saya dan keluarga berkunjung ke rumah (yang katanya) leluhur saya. Jadi ceritanya, orang-orang Gurun (leluhur) itu melalang buana ke daerah Lintau Buo dan berkembang biaklah mereka disana.
  
Lalu setelah 3 hari saya di Lintau, saya langsung pergi ke Pekanbaru. Sayang sekali saya tidak bisa ke tempat yang saya inginkan, Bukit Tinggi, jadinya tidak bisa membeli oleh-oleh dan belanja-belanja 😦
Di Pekanbaru ayah saya membuat kost-kost-an yang agak bergaya seperti hotel, karena kita bisa menginap sebulan atau berbulan-bulan seperti kos pada umumnya atau menginap per-hari seperti hotel pada umumnya (dapat breakfast dan servis pada umumnya). Fasilitasnya ada TV, WC dalam, Kantin, Musholla, Parkir, Wi-Fi, dsb. Dia menyebutnya ‘Kostel’. Dan Kostel ayah saya bernama “DB Kost” yang berada di:
Jl. T. Tambusai Gang Sabar No.1
Pekanbaru – Riau
T : (0761) 857417 F : (0761) 857420
E-mail : dbkost_99@yahoo.co.id
Harganya juga terjangkau, jadi kalau ada yang ingin ke Riau tapi bingung menginap dimana, bisa menginap di DB Kost.
( Maaf yah promosi, namanya juga bantu orang tua 😀 )
Dan setelah saya cuma istirahat sebentar di Pekanbaru, saya melanjutkan perjalan ke kota Padang, karena saya akan konfoi lagi sama om saya, dan Om saya berada di sana. Ketika perjalanan ke Padang, kami makan siang di sebuah restoran Padang yang  biasa saja tapi makanannya luar biasa (saya sampai bosan makan makanan Padang terus). Yang luar bias dari restoran ini adalah gulai telur ikan dan monster udang. Saya kalap ketika melihat udang-udang yang disajikan, saya makan 5 udang! Dan ternyata setelah pembayaran harga 1 udangnya 40 ribu.  Perasaan saya setelah tahu hal itu adalah nyesel-nyesel-engga-kaget-tapi-merasa-bersalah :’)

Pada intinya libur lebaran saya kali ini, saya lebih mengabiskan waktu di perjalanan. Sekitar 6 hari saya berada di jalan, dan hanya 5 hari saya menetap. Walaupun yang pulang kampung hanya sedikit, tetapi saya tetap senang dengan perjalanan ini. Selamat Liburan! 🙂


well, again, i hate to split the holiday

Advertisements

2 thoughts on “”

  1. DB kost mang mantap dCh, 1 bulan tinggal di sana tapi kangeen nya masih ingin tinggal di sana. . .
    Sering2 dong ka posting fto kmar DB kost nya. . .
    “̮ ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ “̮
    The best dCh. . .

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s